Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Cristiano-Ronaldo-Pemain-Terbaik-Sepanjang-Masa-2

Nama Cristiano Ronaldo pemain terbaik dunia saat ini. Hal itu tak lepas dari penampilan apiknya baik di level klub dan juga tim nasional Portugal. Ya, dirinya sangat konsisten dalam menghancurkan pertahanan lawan sendirian dengan kemampuannya sebagai pencetak gol.

Pemain yang pernah membela Real Madrid itu sebelumnya tidak begitu konsisten kala bermain sebagai winger kala masih merumput bersama Manchester United. Namun setelah dipoles lebih dalam oleh Sir Alex Ferguson penampilannya kian moncer di lini depan. Sehingga meski usianya sudah memasuki 34 tahun, namun insting dalam urusan mencetak gol masih tajam.

Berikut ulasan Cristiano Ronaldo pemain terbaik

Cristiano-Ronaldo-Pemain-Terbaik-Sepanjang-Masa-1

 

Konsistensi

Cristiano Ronaldo pemain terbaik dan hal yang pertama adalah lantaran dirinya sangat konsisten dalam urusan mencetak gol sejak memperkuat Manchester United. Alhasil dengan catatan golnya yang kian bertambah dirinya di minati oleh Real  Madrid dan juga Juventus pada musim ini.

12 tahun berlalu sejak musim itu, Ronaldo belum pernah gagal mencetak kurang dari 30 gol setiap musim. Sang pemain kini sudah menginjak 34 tahun, tetapi dia masih terlihat bugar dan lapa seperti biasanya. Eks pemenang Ballon D’or itu masih menjadi salah satu pemain tercepat di dunia sepakbola dan mungkin pencetak gol paling konsisten yang pernah ada di dunia.

Kemampuan bersinar

Ronaldo selalu mempunyai kemampuan untuk menjadi bintang di laga besar. Dia melakukannya di Manchester Unite dan juga Real Madrid dan sekarang dengan Si Nyonya Tua. Ronaldo memberikan dampak yang besar di setiap klub yang dibelanya.

Sekarang Juventus menuai hasil dari sikap pemain Portugal tersebut. Ronaldo tidak permaj pudar dalam laga-laga besar. Salah satu contoh kehebatannya terjadi dalam pertandingan perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen pada 2017 lalu. Saat itu, Ronaldo mencetak lima gol untuk Real Madrid dalam kemenangan agregat 6-3. Itulah yang membuat Cristiano Ronaldo pemain terbaik.

Statistik

Dalam hal stastik Ronaldo di depan gawang benar-benar luar biasa. Dimana dia sudah memecahkan banyak rekor dan dia belum punya keinginan untuk berhenti. Ronaldo sekarang sudah mencetak delapan hattrick di Liga Champions. Dimana sudah menyamai catatan Lionel Messi. Dia sudah terlibat dalam 750 gol dari 77 pertandingan di babak knock out Liga Champions.

Hal menarik lainnya adalah dirinya sudah mencicipi gelar Ballon D’or sebanyak lima kali. Sebagai pemain terbaik UEFA tiga kali dan meraih sepatu emas empat kali. Dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnya sebanyak 16 kali sepanjang karirnya.

Paul Pogba Diminati Juventus Dan Real Madrid

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--1

Meski tengah bangkit, namun masa depan Paul Pogba di Manchester United belum sepenuhnya aman. Belum lama ini pemain asal Perancis tersebut melontarkan pernyataan kontroversial yang mana membuat Juventus minati Paul Pogba. Begitupun dengan Real Madrid.

Berakhirnya masa jabatan Jose Mourinho, Pogba kembalo menemukan performa terbaiknya. Ole Gunnar Solskjaer selaku penerus Mou di kursi kepelatihan Manchester United pun banyak mendapatkan pujian karena dianggap sukses mengeluarkan potensi terbaik Pogba.

Namun, kebangkitang sang pemain bersama Setan Merah justru membuatnya tidak betah di Old Trafford. Belum lama ini pemain berusia 26 tahun itu tertarik untuk melanjutkan karir sepakbolanya di Real Madrid. “Seperti yang selalu katakan, Real Madrid adalah sebuah impian untuk setiap orang. Itu adalah salah satu klub terbesar  di dunia.”Kata Paul Pogba kepada media.

Berikut ulasan Juventus minati Paul Pogba

Juventus buru Pogba

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--2

Klub Serie A,  Juventus minati Paul Pogba dan mereka dikabarkan akan berusaha keras untuk memulangkannya ke Turin. Laporan dari media setempat menyatakan bahwa sang juara bertahan Liga Italia tersebut akan memanfaatkan hubungan baik dengan sang agen, Mino Raiola.

Lebih lanjut, Juventus dilaporkan sudah merencanakan rancangan keuangan bersama Raiola untuk membajak dari Manchester United. Sebab diyakini sang pemain takkan bisa dibeli dengan harga murah mengingat ia dilepas dengan nilai 105 juta euro tahun 2016. Sektor gelandang sendiri bisa dibilang kini menjadi kebutuhan utama Si Nyonya Tua. Pasalnya Sami Khedira kini kerap mengalami cedera.

Real Madrid ikutan

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--3

Pernyataan tersebut secara otomatis membuat Real Madrid juga ikut beruburu Pogba. Belum lama lagi dengan kembalinya Zinedine Zidane ke kursi kepelatihan yang dianggap bisa membuat Pogba semakin tertarik menyebrang ke Santiago Bernabeu.

Laporan dari media setempat menyatakan selain Juventus minati Paul Pogba. Mereka menyebut bahwa Pogba sudah bersiap hengkang dari Old Traffprd. Bahkan, mereka melanjutkan pemain yang dikenal handal itu melepaskan tembakan jarak jauh telah menolak untuk memperpanjang masa kerjanya di Old Trafford.

Zidane sendiri sering disebut sedang merencanakn bongkar pasang skuad Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang. Beberapa nama di sektor gelandang selain Pogba telah masuk dalam dafrat belanja, salah satunya Ngolo Kante.

Ini Alasan Juventus Boyong Cristiano Ronaldo

Ini-Alasan-Juventus-Boyong-Cristiano-Ronaldo-1

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero baru-baru ini membeberkan alasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo pada awal musim 2018/19 ini. Menurutnya, pemain berusia 34 tahun tersebut di datangkan untuk membawa trofi Liga Champions menuju ke Turin.

Si Nyonya Tua membeli Ronaldo dari Real Madrid dengan harga 100 juta euro. Sang mega bintang pun jadi pembelian paling mahal sepanjang sejarah yang pernah dilakukan oleh klub asal Italia. Awalnya, banyak yang merasa Juve tidak perlu membeli Ronaldo karena sudah punya skuad yang solid. Namun, sejauh ini terbukti bahwa Juve memang membutuhkan pemain dengan mentalitas seperti pemain asal Portugal itu.

Berikut ulasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo

Ini-Alasan-Juventus-Boyong-Cristiano-Ronaldo--2

Untuk Liga Champions

Hal utama Juventus boyong Cristiano Ronaldo adalah untuk memenangkan Liga Champions. Menariknya sang pemain mampu beradaptasi dengan baik dengan gaya permainan sepakbola Italia. Tercatat gol demi dirinya telah berikan untuk Juve di Serie A. Sejauh ini, pemain asal Portugal itu telah mencetak 19 gol di pentas Serie A.

Akan tetapi bukan hanya di Serie A saja, magis Ronaldo juga hadir di Liga Champions. Dimana dia menjadi penentu kelolosan Juve ke peremat final lewat hattrick ke gawang Atletico Madrid. Dan, karena alasan itulah Ronaldo dibeli Juve.

“Karena alasan Liga Champions maka Juventus membelinya. Dia adalah seorang juara yang sudah memenangkan gelar dan ini dan tahu bagaimna cara menjalani laga-laga sulit. Dia bermain baus dan mencetak gol. Ronaldo selalu fokus pada apa yang jadi targetnya. Juventus mengontraknya untuk Liga Champions dan rencana tersebut sejauh ini berjalan dengan sangat bagus.”Kata sang legenda Juventus tersebut.

Sempat terkejut

Del Piero mengatakan jika pada awalnnya dia tidak mneyangkan bahwa Juventus akan membeli Ronaldo dari Real Madrid pada musim ini. Karena dirinya menilai hal itu mustahil bisa membujuknya untuk bergabung ke Juve. Namun baginya, ini adalah sebuah kejutan yang dilakukan oleh pihak manajemen raksasa Italia tersebut.

Tentunya dengan kualitas yang di miliki Ronaldo sang legenda menilai sang pemain bisa bergabung dengan tim manapun jika ingin pindah dari Santiago Bernabeu. Akhirnya, usai dirinya mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk El Real, maka sang pemain memutuskan untuk bergabung ke Juventus pada musim ini.

“Sata sedikit terkejut. Tetapi tidak terlalu yang berlebihan. Ronaldo bisa memilih tim mana pun yang dia ingin tuju di dunia ini. Dan itu adalah bisnis yang bagus ketika dia memilih melanjutkan karir sepakbolanya bersama Juventus di tahun ini.”Kata Del Piero yang beberkan alasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo.

4 Pemain Juventus Bakal Hengkang Di Musim Panas

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-2

Juventus merupakan tim yang paling sukses di Italia. Dominasi mereka di pentas domestik tak tertandingi dan sudah memenangkan tujuh gelar Serie A secara beruntun. Namun nama-nama beken pemain juventus bakal hengkang setelah musim ini berakhir.

Juve memang sudah hampir pasti akan memenagkan scudetto pada musim ini. Tim asuhan Massimo Allegri itu sekarang sangat kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 15 poin dari rival terdekatnya Napoli. Setelah merajai Serie A, Juve sekarang berambisi untuk memenangkan Liga Champions. Untuk itu, mereka mendatagkan Cristiano Ronaldo dari Juve.

Kendati sedang menjalan musim yang bagus, akan tetapi tidak semua pemain Juventus mendapatkan kesempatan bermain yang cukup. Dimana beberapa di antaranya mereka harus puas menjadi penghangat bangku cadangan. Karenanya, Juve bisa kehilangan sejumlah pemainnya pada bursa transfer musim panas nanti.

Berikut pemain Juventus bakal hengkang di akhir musim

Paulo Dybala

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-1

Sudah jelas bahwa masa depan Paulo Dybala di Juventus sedang terancam belakangan ini. Dybala adalah pencetak gol terbanyak Juventus pada musim lalu dengan 22 gol. Namun, ia langsung tersingkir setelah kedatangan Cristiano Ronaldo yang baru di datangkan dari Real Madrid.

Raksasa Italia tersebut masih ingin mempertahankan penyerang berusia 25 tahun itu. Akan tetapi mereka bisa dipaksa menjual sang pemain. Jika ada tawaran yang bagus. Rumor terbaru menyatakan bahwa Si Nyonya Tua ingin menukar sang pemain dengan Mauro Icardi, karena mereka membutuhkan pengganti jangka panjang Mario Mandzukic.

Juan Cuadrado

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-2

Pemain Juventus bakal hengkang yang kedua adlah Juan Cuadrado. Pemain asal Kolombi itu sering keluar masuk dari starting XI Massimilano Allegri. Dimana dia sudah dimainkan sebagai pemain sayap, bek atau bisa menjadi mesin gol di lini depan pada musim ini. Dan dirinya baru menjadi starter dalam tujuh laga di liga Serie A.

Namun, Cuadrado sudah melewati usia 30 tahun dan cedera yang didapatkan pada bulan Desember membuat karirnya di Juventus akan segera berakhir. Usai kehadiran Joao Cancelo. Si Nyonya Tua mungkin akan memilih untuk menguangkan mantan pemain Chelsea itu pada musim panas mendatang.

Douglas Costa

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-3

Nama Douglas Costa merupakan pemain juventus bakal hengkang di akhir musim ini. Dia terlepas dari riwayat cederanya yang buruk. Costa sebagian besar bermain sebagai pelapis dan Allegri juga menempatkannya di beberapa posisi.

Produktivitas Costa bisa dibilang telah mneurun secara signifikan. Karena dia hanya mamou mencetak satu gol tanpa assist untuk Juventus musim ini. Akan lebih baik jika mereka melepas sang pemain. Mengingat Manchester United dikabarkan bersedia untuk membayar harga yang cukup mahal untuknya.

Sami Khedira

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-4

Pemain Juventus bakal hengkang lainnya yakni Sami Khedira. Ya, dirinya telah membuat sembilan penampilan untuk klubnya di musim ini. Dia mungkin sudah mengalami kebangkitan dan menjadi salah satu gelandang paling produktif belakangan ini. Tetaoi cedera selalu menghalanginya untuk menunjukan kemampuan terbaiknya.

Eks Real Madrid itu sekarang mendekati fase akhir karir sepakbolanya. Dan akan kesulitan untuk mendpatkan tempat dalam skuad utama musim depan. Hal itu menyusul hadirnya Aaron Ramsey dari Arsenal dan harus bersaing juga denga Emre Can. Setelah empat musim yang indah bersama Juve, sekarang sudah saatnya Khedira untuk pergi.

Demikian nama-nama pemain Juventus yang kemungkinan besar akan meninggalkan Turin di akhir musim. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada nama lain yang meninggalkan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu.

Juventus Bidik Riyad Mahrez Musim Depan

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan

Juventus dikabarkan sudah menetapkan siapa pemain yang menjadi target utama pada bursa transfer musim 2019/20. Bukan Marcelo atau Isco. Ya, Juventus bidik Riyad Mahrez yang kini bermain untuk Manchester City di kompetisi Liga Inggris. ‘

Mahrez memang santer dikabarkan tidak betah bermain untuk Manchester Biru. Bahkan, pada bursa transfer Januari 2019 lalu, dia sempat disebut mengupayakan untuk bisa pindah dari The Citizens. Hanya saja, upaya tersebut gagal lantaran pihak klub enggan melepasnya ke klub lain.

Namun, Mahrez sepertinya tidak akan bertahan lebih lama lagi di Stadion Etihad dan namanya pun menjadi bidikan utama Juve. Hal lainnya yang bisa hengkang, lantaran sang pemain juga kurang mendapatkan di tim utama City sejak di datangkan dari Leicester City.

Juventus bidik Riyad Mahrez, ini ulasannya

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan-1

Pindah ke Juventus

Media asal Inggris, The Sun menyebut jika Riyad Mahrez tidak bahagia bermain di Manchester City. Pasalnya, pemain asal Aljazair tersebut tidak mendapatkan menit bermain secara reguler. Dimana dia hanya jadi posi kedua di skuad Manchester City.

Mahrez sejauh ini telah mencetak 10 gol dan 10 assist untuk Manchester City. Namun, dia jarang menjadi pemain inti. Mahrez baru memainkan 11 laga di Primier League sebagai pemain inti. Masih dari media asal Inggris tersebut, keinginan untuk pindah dari Manchester City mendapatkan sambutan bagu dari beberapa klub.

Eks pemain Leicester tersebut langsung banjir tawaran untuk berganti klub. Salah saru tawaran yang akan datang kepadanya yakni dari klub Serie A, Juventus. Juventus bidik Riyadd Mahrez dan sang pemain dikabarkan sebagai target utama mereka pada musim depan. Juve merasa adalah pemain dibutuhkan untuk bisa melengkapi komposisi pemain yang sudah ada sekarang.

Gantikan Cuadrado

Juventus bidik Riyad Mahrez dan secara natural dirinya bermain di posisi winger kanan. Pada posisi inilah dia menemukan permainan terbaiknya saat masih membela Leicester City. Pemain berusia 28 tahun juga bisa menjadi sosok yang mengatur serangan timnya dari lini tengah.

Jika merujuk pada posisi bermain, maka Mahrez akan disiapkan untuk gantikan peran Juan Cuadrado. Pasalnya, pemain asal Kolomvia tersebut mulai sulit bersaing mendapatkan posisi inti di skuad utama Juve. Dia juga kerap mengalami cedera.

Mencoba tantangan baru

Usai berhasil mendapatkan trofi Liga Inggris bersama Leicester City dibawah asuhan Claudio Ranieri dan berhasil membawa The Foxes berlaga di Liga Champions. Tentunya pemain asal Aljazair itu inginkan tantangan baru dan Liga Italia merupakan klub yang tepat untuk melanjutkan karir sepakbolanya. Demikian ulasan Juventus bidik Riyad Mahrez.

Juventus Enggan Higuain Kembali Ke Italia

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia-1

Juara bertahan Serie A, Juventus enggan Higuain kembali ke Turin. Bahkan mereka berharap agar Chelsea segera mempermanenkan sang pemain. Juve kabarnya sudah tidak membutuhkan jasa pemain asal Argentina tersebut di musim panas nanti.

Pada awal musim kemarin, Higuain dipaksa meninggalkan Juventus. Ia bergabung dengan AC Milan sebagai pemain pinjaman setelah Si Nyonya Tua mendatangkan Cristiano Romaldo ke Turin. Hal tersebut sempat membuat Higuain geram. Namun pada bulan Januari kemarin, Gonzalo Higuain kembali berpindah klub. Kal ini ia memutuskan pinhdah ke Chelsea untuk bereuni dengan Maurizio Sarri.

Akan tetapi reuni tersebut bisa dibilang tidak berjalan dengan mulus. Karena Higuain yang pernah bermain untuk Real Madrid itu tercatat baru tiga kali tampil di Liga Inggris sejak di datangkan pada Januari kemarin. Namun dilansir media setempat, Juventus sendiri berharap Chelsea mempermanenkan sang striker. Pasalnya mereka sudah tidak membutuhkan sang penyerang tersebut di dalam tim mereka. Nah dibawah ini merupakan ulasan Juventus tidak ingin memakai Higuain lagi.

Berikutt ulasan Juventus enggan Higuain kembali ke Turin

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--2

Kelebihan pemain

Menurut laporan, Juventus enggan Higuain kembali karena mereka sudah kelebihan stok penyerang di lini depan. Ya, sejauh ini Juve mengandalkan sosok Mario Mandzukic, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala sebagai ujung tombak.

Namun dengan tiga striker ini, Dybala sudah minim mendapatkan jatah bermain. Untuk itu mereka merasa tidak perlu lagi kedatangan striker di tim mereka. Sehingga mereka berharap sang striker menetap di Chelsea. Apalagi jika Higuain kembali, tentunya akan membuat Massimo Allegri pusing dalam menentukan line up pemain.

Butuh uang

Selain untuk menjaga keseimbangan alasan lain Juventus enggan Higuain kembali. Karena mereka juga ingin menjual Higuain untuk mendapatkan dana transfer yang segar.  Dimana di harapkan dengan terjualnya sang pemain ke Chelsea dengan harga yang sesuai, maka Juve bisa membeli pemain baru lagi.

Hal itu dilakukan lantaran hadirnya sosok Ronaldo di kota Turin belum memberikan dampak untuk membawa gelar Liga Champions dan  di sisi lain keuangan mereka sendiri kurang stabil dalam satu tahun terakhir, sehingga mereka harus menjual beberapa pemain. Dimana salah satu pemain yang harus dijual adalah Higuain.

Harga mahal

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--3

Jika ingin mendapatkan Higuain maka Chelsea harus berani mengelontorkan dana sebesar 36 jura Euro. Harga yang mahal tersebut bisa saja menjadi The Blues akan berpikir dua kali.  Namun di sisi lain klub yang di miliki Roman Abramovich itu bisa saja membelinya. Karena di sisi lain klub asal London Barat tidak memiliki striker pengalaman selepas Alvaro Morata hengkang ke Atletico Madrid.

Sudah habis

Alasan Juventus enggan Higuain kembali ke Italia karena sang pemain dinilai karirnya sudah habis dalam urusan mencetak gol. Memang benar kala merumput di Juve selama dua musim catatan golnya sangat baik. Dimana dirinya sudah menceta 40 gol di Liga Italia dari total 73 laga.

Namun pemain yang kini berusia 31 tahun itu dinilai manajemen Juve sudah habis. Hal itu di buktikan usai dirinya hanya mampu bermain tiga laga dan mencetak dua gol Chelsea. Dengan catatan itulah Juventus tidak inginkan jasa Higuain.

Akan tetapi segala sesuatuya masih bisa terjadi apabila Higuain mampu tampil apik dan Dybala hengkang maka eks AC Milan tersebut akan menjadi opsi yang tepat untuk kembali bermain dan merumput bersama Juventus.

 

 

Juventus Kejar Gelandang Baru: Ramsey atau Herrera

Raksasa Serie A, Juventus dikabarkan akan mempertebal lini tengah dengan membidik pemain gelandang. Media Itaila menyebut dua nama berpotensi menjadi rekrutan klub Turin pada bursa transfer Januari nanti: Ramsey atau Herrera.

Demi memboyong Aaron Ramsey, Juventus pun telah mengalokasikan dana dan tawaran gaji besar bagi pemain berkebangsaan Wales. Setelah proses negosiasi panjang, Arsenal sepertinya hampir pastitidak akan memperbarui kontrak sang pemain dan melepasnya dengan free transfer. Meski bisa mendapatkan secara “gratis” namun klub peminta juga harus bisa membujuk Ramsey dengan bayaran yang sesuai.
Juve menawarkan gaji senilai 11,7 juta euro atau setara dengan 10,4 juta poundsterling atau hampir 200 miliar rupiah per musim kepada Ramsey dengan kontrak selama empat musim. Dilansir dari The Sun, Ramsey sendiri bisa menggelar negosiasi dengan klub luar Inggris mulai Januari mendatang termasuk melakukan perjanjian prakontrak dengan calon klub barunya.
Juventus tak sendiri sebagai peminat karena raksasa Jerman, Bayern Munchen juga dikabarkan siap menampung sang gelandang berusia 27 tahun itu. Perwakilan Bayern bahkan memantau aksi Ramsey dalam laga UEFA Nations League antara Wales kontra Denmark kemarin.

 Selain menargetkan Ramsey, Juventus juga menjadikan Hector Herrera sebagai kandidat ideal. Punya visi permainan yang bagus sehingga ia mampu menjadi pengatur permainan yang baik. Saat ini pelati hAllegri memang sudah punya sederet gelandang mumpuni Sebut saja Khedira, Emre Can, Blaise Matuidi, Pjanic dan Cuadrado namun agaknya Si Nyonya Tua masih membutuhkan peran playmaker.

Saat ini status gelandang pengatur aliran bola Juventus hanya dipegang oleh sosok Miralem Pjanic. Namun tidak ada pemain yang memiliki kualitas hampir setara dengan Pjanic. Alhasil mereka berusaha mencari playmaker baru untuk meringankan tugas pemain eks AS Roma tersebut.
Untuk transfer Herrera, Juventus ternyata punay siasat bersabar. Mereka lebih emilih menunggu kelanjutan kontrak sang pemain dengan Porto. Jika tak diperpanjang, musim panas tahun depan Herrera sudah berstatus sebagai free agent. Alhasil Juventus tidak perlu mengeluarkan biaya untuk merekrut sang pemain.

Eks Direktur Juve, Beppe Marotta Selangkah Lagi ke Inter Milan

Mantan direktur Juventus, Beppe Marotta, dikabarkan semakin dekat bergabung dalam jajaran manajemen Inter Milan. Kabarnya Marotta kini tengah berada di Tiongkok guna membahas kesepakatan diantara kedua belah pihak.

Dilansir dari dari media asal Italia, Corriere della Sera, Marotta sejak akhir pekan kemarin tengah berada di kota Nanjing, Tiongkok. Kunjungan Marotta sendiri ke negeri Tirai Bambu kali ini bukannya tanpa tujuan. Kabarnya mantan petinggi Juventus itu telah melakukan pertemuan dengan pimpinan Suning, Zhang Jindong, selaku investor Inter serta presiden Inter Milan yang baru, Steven Zhang, untuk mendiskusikan perannya setelah bergabung dengan Inter nantinya.

Meski hingga kini Marotta belum menandatangani kesepakatan resmi dengan pihak Nerazzurri, namun kedua belah pihak diyakini telah mencapai kesepakatan secara lisan. Bahkan sebuah sumber laporan mengklaim bahwa kesepakatan hasil dari pertemuan itu akan diumumkan paling lambat dalam waktu 48 jam ke depan.

Pertemuan antara Marotta, pemilik, serta presiden klub memang sengaja dilakukan untuk menghindari konflik jabatan yang sebelumnya dialami oleh Walter Sabatini. Well, saat ini Sabatini merangkap jabatan sebagai wakil koordinator Inter dan klub yang tampil di Liga Super Tiongkok (CSL), Jiangsu Suning.

Pertanda mendekatnya Marotta ke Inter sebenarnya mulai terbit seiring keputusannya meninggalkan Juventus. Di sisi lain, CEO Inter, Alessandro Antonello, menyatakan bahwa pihaknya akan menyambut dengan tangan terbuka kedatangan siapapun yang bisa membantu proyek yang sedang dijalankan oleh klubnya.

“Marotta ke Inter? Seperti yang selalu kami katakan, proyek kami merupakan salah satu yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Jadi siapapun yang dapat memberikan kontribusi untuk membantu kami mencapai tujuan, maka dia akan diterima dengan tangan terbuka,” ujar Antonello kepada Il Sole 24.

“Marotta merupakan seorang direktur yang hebat, tapi pada tahap ini kami hanya bisa menunggu. Dia adalah direktur yang sangat penting dan disukai dalam bisnis ini. Namun saya tak bisa memastikan apapun sebelum dia membubuhkan tanda tangan,” ujar Antonello.”

Reputasi Marotta  sebagai direktur memang dikenal mumpuni menggaet pemain bintang untuk turut dalam proyek yang dicanangkan klub. Tak heran, selain manajemen, tifosi Internisti pun mulai berharap klub Biru Hitam akan kedatangan pemain bintang sehingga bisa menyaingi pamor penguasa serie A saaat ini, Juventus. Jika Juve bisa mendatangkan CR 7, siapa yang akan direkrut Inter seandainya jadi direktur? Menarik dinantikan karena persaingan di bursa transfer pemain dipastikan juga aman menghangat.