Juventus Bidik Riyad Mahrez Musim Depan

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan

Juventus dikabarkan sudah menetapkan siapa pemain yang menjadi target utama pada bursa transfer musim 2019/20. Bukan Marcelo atau Isco. Ya, Juventus bidik Riyad Mahrez yang kini bermain untuk Manchester City di kompetisi Liga Inggris. ‘

Mahrez memang santer dikabarkan tidak betah bermain untuk Manchester Biru. Bahkan, pada bursa transfer Januari 2019 lalu, dia sempat disebut mengupayakan untuk bisa pindah dari The Citizens. Hanya saja, upaya tersebut gagal lantaran pihak klub enggan melepasnya ke klub lain.

Namun, Mahrez sepertinya tidak akan bertahan lebih lama lagi di Stadion Etihad dan namanya pun menjadi bidikan utama Juve. Hal lainnya yang bisa hengkang, lantaran sang pemain juga kurang mendapatkan di tim utama City sejak di datangkan dari Leicester City.

Juventus bidik Riyad Mahrez, ini ulasannya

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan-1

Pindah ke Juventus

Media asal Inggris, The Sun menyebut jika Riyad Mahrez tidak bahagia bermain di Manchester City. Pasalnya, pemain asal Aljazair tersebut tidak mendapatkan menit bermain secara reguler. Dimana dia hanya jadi posi kedua di skuad Manchester City.

Mahrez sejauh ini telah mencetak 10 gol dan 10 assist untuk Manchester City. Namun, dia jarang menjadi pemain inti. Mahrez baru memainkan 11 laga di Primier League sebagai pemain inti. Masih dari media asal Inggris tersebut, keinginan untuk pindah dari Manchester City mendapatkan sambutan bagu dari beberapa klub.

Eks pemain Leicester tersebut langsung banjir tawaran untuk berganti klub. Salah saru tawaran yang akan datang kepadanya yakni dari klub Serie A, Juventus. Juventus bidik Riyadd Mahrez dan sang pemain dikabarkan sebagai target utama mereka pada musim depan. Juve merasa adalah pemain dibutuhkan untuk bisa melengkapi komposisi pemain yang sudah ada sekarang.

Gantikan Cuadrado

Juventus bidik Riyad Mahrez dan secara natural dirinya bermain di posisi winger kanan. Pada posisi inilah dia menemukan permainan terbaiknya saat masih membela Leicester City. Pemain berusia 28 tahun juga bisa menjadi sosok yang mengatur serangan timnya dari lini tengah.

Jika merujuk pada posisi bermain, maka Mahrez akan disiapkan untuk gantikan peran Juan Cuadrado. Pasalnya, pemain asal Kolomvia tersebut mulai sulit bersaing mendapatkan posisi inti di skuad utama Juve. Dia juga kerap mengalami cedera.

Mencoba tantangan baru

Usai berhasil mendapatkan trofi Liga Inggris bersama Leicester City dibawah asuhan Claudio Ranieri dan berhasil membawa The Foxes berlaga di Liga Champions. Tentunya pemain asal Aljazair itu inginkan tantangan baru dan Liga Italia merupakan klub yang tepat untuk melanjutkan karir sepakbolanya. Demikian ulasan Juventus bidik Riyad Mahrez.

Juventus Enggan Higuain Kembali Ke Italia

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia-1

Juara bertahan Serie A, Juventus enggan Higuain kembali ke Turin. Bahkan mereka berharap agar Chelsea segera mempermanenkan sang pemain. Juve kabarnya sudah tidak membutuhkan jasa pemain asal Argentina tersebut di musim panas nanti.

Pada awal musim kemarin, Higuain dipaksa meninggalkan Juventus. Ia bergabung dengan AC Milan sebagai pemain pinjaman setelah Si Nyonya Tua mendatangkan Cristiano Romaldo ke Turin. Hal tersebut sempat membuat Higuain geram. Namun pada bulan Januari kemarin, Gonzalo Higuain kembali berpindah klub. Kal ini ia memutuskan pinhdah ke Chelsea untuk bereuni dengan Maurizio Sarri.

Akan tetapi reuni tersebut bisa dibilang tidak berjalan dengan mulus. Karena Higuain yang pernah bermain untuk Real Madrid itu tercatat baru tiga kali tampil di Liga Inggris sejak di datangkan pada Januari kemarin. Namun dilansir media setempat, Juventus sendiri berharap Chelsea mempermanenkan sang striker. Pasalnya mereka sudah tidak membutuhkan sang penyerang tersebut di dalam tim mereka. Nah dibawah ini merupakan ulasan Juventus tidak ingin memakai Higuain lagi.

Berikutt ulasan Juventus enggan Higuain kembali ke Turin

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--2

Kelebihan pemain

Menurut laporan, Juventus enggan Higuain kembali karena mereka sudah kelebihan stok penyerang di lini depan. Ya, sejauh ini Juve mengandalkan sosok Mario Mandzukic, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala sebagai ujung tombak.

Namun dengan tiga striker ini, Dybala sudah minim mendapatkan jatah bermain. Untuk itu mereka merasa tidak perlu lagi kedatangan striker di tim mereka. Sehingga mereka berharap sang striker menetap di Chelsea. Apalagi jika Higuain kembali, tentunya akan membuat Massimo Allegri pusing dalam menentukan line up pemain.

Butuh uang

Selain untuk menjaga keseimbangan alasan lain Juventus enggan Higuain kembali. Karena mereka juga ingin menjual Higuain untuk mendapatkan dana transfer yang segar.  Dimana di harapkan dengan terjualnya sang pemain ke Chelsea dengan harga yang sesuai, maka Juve bisa membeli pemain baru lagi.

Hal itu dilakukan lantaran hadirnya sosok Ronaldo di kota Turin belum memberikan dampak untuk membawa gelar Liga Champions dan  di sisi lain keuangan mereka sendiri kurang stabil dalam satu tahun terakhir, sehingga mereka harus menjual beberapa pemain. Dimana salah satu pemain yang harus dijual adalah Higuain.

Harga mahal

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--3

Jika ingin mendapatkan Higuain maka Chelsea harus berani mengelontorkan dana sebesar 36 jura Euro. Harga yang mahal tersebut bisa saja menjadi The Blues akan berpikir dua kali.  Namun di sisi lain klub yang di miliki Roman Abramovich itu bisa saja membelinya. Karena di sisi lain klub asal London Barat tidak memiliki striker pengalaman selepas Alvaro Morata hengkang ke Atletico Madrid.

Sudah habis

Alasan Juventus enggan Higuain kembali ke Italia karena sang pemain dinilai karirnya sudah habis dalam urusan mencetak gol. Memang benar kala merumput di Juve selama dua musim catatan golnya sangat baik. Dimana dirinya sudah menceta 40 gol di Liga Italia dari total 73 laga.

Namun pemain yang kini berusia 31 tahun itu dinilai manajemen Juve sudah habis. Hal itu di buktikan usai dirinya hanya mampu bermain tiga laga dan mencetak dua gol Chelsea. Dengan catatan itulah Juventus tidak inginkan jasa Higuain.

Akan tetapi segala sesuatuya masih bisa terjadi apabila Higuain mampu tampil apik dan Dybala hengkang maka eks AC Milan tersebut akan menjadi opsi yang tepat untuk kembali bermain dan merumput bersama Juventus.

 

 

Prediksi Serie A Italia Matchday 26 2018/19

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19

Usai berakhirnya pekan ke 25, kini klub-klub kontestan Serie A bersiap menatap laga berikutnya di pekan ke 26. Dimana sejumlah tim bersiap untuk memenangkan pertandingan agar dapat akhiri musim di posisi yang baik. Prediksi Serie A Italia sendiri pada akhir pekan nanti akan berjalan ketat dan sengit sejak menit awal.

Berikut prediksi Serie A Italia pada matchday ke 26

Cagliari vs Inter Milan – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--1

Duel laga ini dipastikan akan berjalan menarik dan ketat sejak menit awal. Pasalnya Inter Milan berusaha untuk meraih kemenangan, dimana bertujuan agar mereka mampu tetap berada di akhir musim di empat besar. Kondisi tim tamu bisa dibilang tidak begitu menyenangkan. Karena akhir pekan lalu hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Fiorentina.

Hal ini jelas membuat mereka hanya mempunyai perbedaan satu poin dengan AC Milan yang mana merupakan rival abadinya. Sedangkan Cagliari sendiri jelang pertandingan tidak begitu siap. Pasalnya akhir pekan lalu harus menelan kekalahan tipis 1-0 kontra Sampdoria. Prediksi Serie A Italia sendiri jelas berpeluang pada kubu tim tamu. Karena Mauro Icardi dan kolega di laga sebelumnya hanya mampu bermain imbang.

Lazio vs Roma – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--2

Duel big match akan terjadi akhir pekan nanti. Ya, Lazio akan menghadapi Roma. Kondisi tuan rumah sendiri jelang pertandingan tidak begitu siap. Karena akhir pekan lalu mereka harus menelan kekalahan 2-1 saat menghadapi Genoa. Hal ini jelas membuat mental bertanding mereka tengah menurun.

Sedangkan tim tamu sendiri tengah dalam kepercayaan yang tinggi. Hal itu usai mereka berhasil meraih kemenangan 2-3 saat melawan Frosinone. Dengan catatan itulah Serigala Roma ingin melanjutkan tren positifnya. Bahkan mereka ingin tren positif di laga tandang dapat berlanjut. Prediksi Serie A Italia sendiri di prediksikan akan berakhir imbang. Akan tetapi Roma bisa saja dilaga nanti memberikan kejutan.

Napoli vs Juventus – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--3

Laga big match lainnya akan terjadi pada akhir pekan nanti. Ya, Napoli akan menjamu pimpinan klasemen, Juventus. Kondisi Napoli sendiri jelang pertandingan benar-benar sangat siap dan mereka pun siap melanjutkan tren positif.

Hal itu disebabkan akhir pekan lalu Napoli menang meyakinkan 0-4 saat melawan Parma. Dengan begitu Marek Hamsik dan kolega bertekad untuk melanjutkan tren positifnya. Sementara Juventus jelang hadapi Napoli memang tengah tidak konsisten. Pasalnya mereka baru-baru ini menelan kekalahan saat melawan Atletico Madrid di Liga Champions.

Akan tetapi akhir pekan lalu mereka berhasil membuktikannya dengan memenangkan pertandingan saat jumpa tuan rumah Bologna dengan skor tipis 1-0. Dimana satu-satunya gol kemenangan dicetak oleh Paulo Dybala. Hasil manis itu tentu jelas akan menjadi modal yang berharga melawan Napoli. Prediksi Serie A Italia sendiri menilai Juventus dapat meraih poin penuh.

AC Milan vs Sassoulo – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--4

Tuan rumah AC Milan mempunyai modal yang baik jelang melawan Parma akhir pekan nanti. Ya, mereka berhasil menang 3-0 saat melawan Empoli di depan pendukungnya sendiri. Dengan hasil tersebut tentu saja membuat mereka ingin melanjutkan tren positifnya.

Sementara di kubu Sassoulo sendiri bisa dibilang mereka cukup siap dan bertekad kembali meraih poin di laga tandang nanti. Karena akhir pekan lalu hanya mampu meraih hasil imbang saat hadapi SPAL. Nah buat kamu yang ingin bertaruh dan mengetahui info prediksi Liga Italia pada akhir pekan nanti bisa langsung aja daftar sbobet 2019 dijamin kamu bisa dapatkan prediksi dan hasil pertandingan yang akurat.

 

Fakta Unik Penampilan ke-200 Mauro Icardi di Serie A Italia

Striker dan kapten Inter Milan, Mauro Icardi mencatatkan pencapaian pribadi setelah melakoni laga ke-200 di pentas serie A Italia. Catatan itu diraih saat Inter menjamu Frosinone pada giornata 13 Serie A 2018/19, Minggu (25/11). Laga pun berahir manis dengan kemenangan 3-0 untuk Nerazzurri. Sayangnya, Icardi gagal menyumbang gol. Ia memang baru masuk di menit 77, menggantikan Lautaro Martinez, ketika Inter sudah unggul 2-0. Keita Balde Diao menjadi aktor utama dengan dua gol dan satu assist untuk Lautaro Martinez.

Laga Inter vs Frosinone menjadi pertandingan ke-200 Mauro Icardi di Serie A. Uniknya, Icardi mencatatkan penampilan ke-100 di kompetisi ketika melawan Frosinone pada 22 November 2015. Di laga ke 100 itu, Icardi mencetak satu gol dan membantu Inter menang 4-0.

Icardi melakoni debut di Inter pada 25 Agustus 2013 dimana dia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga menghadapi Genoa yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk inter. Gol pertamanya untuk Inter dicetak pada laga Derby d’Italia menghadapi rival Juventus pada 14 September yang berakhir imbang 1-1. Karier Icardi di Inter pada musim pertamanya kurang bersinar dikarenakan cedera yang membuatnya melewatkan hampir sebagian besar laga di musim 2013-14.

Icardi bermain saat inter berhadapan dengan Lazio pada 10 Mei 2014. Laga ini menjadi laga profesional terakhir kapten Nerazzurri  saat itu, Javier Zanetti. Inter berhasil memenangi laga dengan skor 4-1 dan mengamankan tiket Play-Off ke Liga Europa. Icardi mencetak gol kedua inter di menit ke 37 setelah menerima umpan dari Kovacic. Dia merayakannya bersama sang kapten Javier Zanetti.

Sepanjang kiprahnya, Mauro Icardi dua kali menjadi Capocannoniere alias pencetak gol terbanyak Serie A. Eks striker Sampdoria meraih prestasi tersebut di musim 2014/15 dan 2017/18 namun tak pernah sendirian.
Pada musim 2014/15, Icardi mencetak 22 gol bersama Luca Toni (Hellas Verona). Pada musim 2017/18, Icardi mencetak 29 gol bersama Ciro Immobile (Lazio). Musim ini, Icardi sudah mengemas tujuh gol dalam sepuluh penampilan di Serie A untuk Inter Milan.

Dari 200 penampilan si kasta tertinggi sepakboila Italia, striker Argentina berusia 25 tahun tersebut mencatatkan 117 gol atas namanya.

Statistik Mauro Icardi di Serie A:

2012/13 – Main 31, gol 10 (Sampdoria)
2013/14 – Main 22, gol 9 (Inter Milan)
2014/15 – Main 36, gol 22 (Inter Milan)
2015/16 – Main 33, gol 16 (Inter Milan)
2016/17 – Main 34, gol 24 (Inter Milan)
2017/18 – Main 34, gol 29 (Inter Milan)
2018/19 – Main 10, gol 7 (Inter Milan).

Preview – Prediksi Udinese vs AS Roma

Serie A Italia kembali bergulir memasuki goronata ke-13 akan dibuka parta menarik antara Udinese vs AS Roma. Duel ini berlangsung pada Sabtu 24 November 2018 di Stadio Dacia Arena. D
Bermain di hadapan pendukung sendiri Udinese bertekad untuk meraih hasil sempurna. Skuad Friuli memutkan moment kebangkitan. Dari lima kali pertandingan Udinese baru menang satu kali, satu imbang, dan tiga kali tumbang. Akibat serangkaian hasil minor yang didapat mereka kini terlempar ke posisi 17 klasemen sementara mengumpulkan sembilan angka saja dan terancam turun kasta.

Sedangkan AS Roma selaku tim tamu datang dengan moral dan rasa percaya diri tinggi berkat serangkaian hasil maksimal yang mereka dapatkan belakangan ini. Dari lima kali pertandingan Il Giallorossi belum pernah kalah yakni dengan rincian tiga menang dan dua imbang.

Di bawah asuah Di Fransesco, pasukan serigala ROma bermain full ofensif demi mendapatkan hasil sempurna. Sebagaimana diketahui bila anak asuh Eusebio di Francesco ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan 19 angka.
Pada pertemuan terakhir bulan Februari lalu AS Roma meraih kemenangan 2-0.

Prediksi Susunan Pemain Udinese vs AS Roma:

Udinese : Simone Scuffet, Jens Larsen, Danilo, Samir, Ali Adnan, Antonin Barak, Andrija Balic, Seko Fofana, Rodrigo De Paul, Kevin Lasagna, Maxi Lopez

AS Roma : Antonio Mirante, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov, Konstantinos Manolas, Juan Jesus, Stephan El Shaarawy, Kevin Strootman, Cengiz Under, Diego Perotti, Edin Dzeko, Patrick Schick

Head To Head : Udinese vs AS Roma
17.02.18 Udinese 0 – 2 AS Roma
23.09.17 AS Roma 3 – 1 Udinese
15.01.17 Udinese 0 – 1 AS Roma
20.08.16 AS Roma 4 – 0 Udinese
13.03.16 Udinese 1 – 2 AS Roma

Lima Pertandingan Terakhir : Udinese
11.11.18 Empoli 2 – 1 Udinese
05.11.18 Udinese 0 – 1 AC Milan
28.10.18 Genoa 2 – 2 Udinese
21.10.18 Udinese 0 – 3 Napoli
12.10.18 Udinese 2 – 1 Bravo

Lima Pertandingan Terakhir : AS Roma
11.11.18 AS Roma 4 – 1 Sampdoria
08.11.18 CSKA Moscow 1 – 2 AS Roma
04.11.18 Fiorentina 1 – 1 AS Roma
29.10.18 Napoli 1 – 1 AS Roma
24.10.18 AS Roma 3 – 0 CSKA Moscow

Prediksi Udinese vs AS Roma 24 November 2018 : 1 – 2

 

Zlatan Ibrahimovic Sepakat Gabung ke AC Milan ?

Rumor seputar Zlatan Ibrahimovic menghangat dalam sepekan. Legend dan bintang Swedia itu dikabarkan siap hijrah dari liga Amerika Serikat MLS untuk kembali merumput ke liga Eropa. Raksasa Serie A AC Milan dikabarkan siap menyambut kembali Ibra di bulan Januari nanti.
Ibrahimovic digosipkan akan pergi dari LA Galaxy setelah klubnya gagal melaju ke playoff MLS musim ini. Pihak LA Galaxy sempat menepis rumor transfer Zlatan dan tidak akan membiarkan pemain bintang itu hengkang.

Penyerang 37 tahun itu bergabung dengan LA Galaxy di awal tahun lalu. Di musim perdananya di MLS, eks Manchester United itu masih tajam dan mengemas 22 gol dari 28 penampilan.
“Ibrahimovic adalah pemain yang fantastis tidak hanya untuk kami tetapi untuk MLS secara keseluruhan,” buka Jovan Kirovski kepada Gianluca Di Marzio.

Namun, kabar terkini yang dilansir Gazzetta Dello Sport menyebutkan Ibrahimovic telah membuka komunikasi soal rencana masa depannya. Satu figur pun kembali berada di tengah proses negosiasi yang tak lain agen Mino Raiola. Sang pemain dikabarkan sudah menyepakati draft kontraknya bersama I Rossonerri sehingga ia bisa kembali ke San Siro di tahun 2019 mendatang.

Proses negosiasi ini pada awalnya berjalan cukup alot. Pasalnya ada perbedaan visi antara pihak Zlatan dan pihak Milan mengenai durasi kontrak. Namun setelah proses negosiasi, kedua pihak akhirnya menemukan kata sepakat dan akan segera mengumumkan kesepakatan ini ke publik.
AC Milan menawarkan Zlatan Ibrahimovic kontrak pendek dengan durasi enam bulan dengan opsi perpanjangan. Ibra akan mendapatkan gaji 2 juta euro. Selanjutnya Milan juga bisa mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama satu tahun usai enam bulan kontrak itu berakhir.

Juventus Kejar Gelandang Baru: Ramsey atau Herrera

Raksasa Serie A, Juventus dikabarkan akan mempertebal lini tengah dengan membidik pemain gelandang. Media Itaila menyebut dua nama berpotensi menjadi rekrutan klub Turin pada bursa transfer Januari nanti: Ramsey atau Herrera.

Demi memboyong Aaron Ramsey, Juventus pun telah mengalokasikan dana dan tawaran gaji besar bagi pemain berkebangsaan Wales. Setelah proses negosiasi panjang, Arsenal sepertinya hampir pastitidak akan memperbarui kontrak sang pemain dan melepasnya dengan free transfer. Meski bisa mendapatkan secara “gratis” namun klub peminta juga harus bisa membujuk Ramsey dengan bayaran yang sesuai.
Juve menawarkan gaji senilai 11,7 juta euro atau setara dengan 10,4 juta poundsterling atau hampir 200 miliar rupiah per musim kepada Ramsey dengan kontrak selama empat musim. Dilansir dari The Sun, Ramsey sendiri bisa menggelar negosiasi dengan klub luar Inggris mulai Januari mendatang termasuk melakukan perjanjian prakontrak dengan calon klub barunya.
Juventus tak sendiri sebagai peminat karena raksasa Jerman, Bayern Munchen juga dikabarkan siap menampung sang gelandang berusia 27 tahun itu. Perwakilan Bayern bahkan memantau aksi Ramsey dalam laga UEFA Nations League antara Wales kontra Denmark kemarin.

 Selain menargetkan Ramsey, Juventus juga menjadikan Hector Herrera sebagai kandidat ideal. Punya visi permainan yang bagus sehingga ia mampu menjadi pengatur permainan yang baik. Saat ini pelati hAllegri memang sudah punya sederet gelandang mumpuni Sebut saja Khedira, Emre Can, Blaise Matuidi, Pjanic dan Cuadrado namun agaknya Si Nyonya Tua masih membutuhkan peran playmaker.

Saat ini status gelandang pengatur aliran bola Juventus hanya dipegang oleh sosok Miralem Pjanic. Namun tidak ada pemain yang memiliki kualitas hampir setara dengan Pjanic. Alhasil mereka berusaha mencari playmaker baru untuk meringankan tugas pemain eks AS Roma tersebut.
Untuk transfer Herrera, Juventus ternyata punay siasat bersabar. Mereka lebih emilih menunggu kelanjutan kontrak sang pemain dengan Porto. Jika tak diperpanjang, musim panas tahun depan Herrera sudah berstatus sebagai free agent. Alhasil Juventus tidak perlu mengeluarkan biaya untuk merekrut sang pemain.

Eks Direktur Juve, Beppe Marotta Selangkah Lagi ke Inter Milan

Mantan direktur Juventus, Beppe Marotta, dikabarkan semakin dekat bergabung dalam jajaran manajemen Inter Milan. Kabarnya Marotta kini tengah berada di Tiongkok guna membahas kesepakatan diantara kedua belah pihak.

Dilansir dari dari media asal Italia, Corriere della Sera, Marotta sejak akhir pekan kemarin tengah berada di kota Nanjing, Tiongkok. Kunjungan Marotta sendiri ke negeri Tirai Bambu kali ini bukannya tanpa tujuan. Kabarnya mantan petinggi Juventus itu telah melakukan pertemuan dengan pimpinan Suning, Zhang Jindong, selaku investor Inter serta presiden Inter Milan yang baru, Steven Zhang, untuk mendiskusikan perannya setelah bergabung dengan Inter nantinya.

Meski hingga kini Marotta belum menandatangani kesepakatan resmi dengan pihak Nerazzurri, namun kedua belah pihak diyakini telah mencapai kesepakatan secara lisan. Bahkan sebuah sumber laporan mengklaim bahwa kesepakatan hasil dari pertemuan itu akan diumumkan paling lambat dalam waktu 48 jam ke depan.

Pertemuan antara Marotta, pemilik, serta presiden klub memang sengaja dilakukan untuk menghindari konflik jabatan yang sebelumnya dialami oleh Walter Sabatini. Well, saat ini Sabatini merangkap jabatan sebagai wakil koordinator Inter dan klub yang tampil di Liga Super Tiongkok (CSL), Jiangsu Suning.

Pertanda mendekatnya Marotta ke Inter sebenarnya mulai terbit seiring keputusannya meninggalkan Juventus. Di sisi lain, CEO Inter, Alessandro Antonello, menyatakan bahwa pihaknya akan menyambut dengan tangan terbuka kedatangan siapapun yang bisa membantu proyek yang sedang dijalankan oleh klubnya.

“Marotta ke Inter? Seperti yang selalu kami katakan, proyek kami merupakan salah satu yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Jadi siapapun yang dapat memberikan kontribusi untuk membantu kami mencapai tujuan, maka dia akan diterima dengan tangan terbuka,” ujar Antonello kepada Il Sole 24.

“Marotta merupakan seorang direktur yang hebat, tapi pada tahap ini kami hanya bisa menunggu. Dia adalah direktur yang sangat penting dan disukai dalam bisnis ini. Namun saya tak bisa memastikan apapun sebelum dia membubuhkan tanda tangan,” ujar Antonello.”

Reputasi Marotta  sebagai direktur memang dikenal mumpuni menggaet pemain bintang untuk turut dalam proyek yang dicanangkan klub. Tak heran, selain manajemen, tifosi Internisti pun mulai berharap klub Biru Hitam akan kedatangan pemain bintang sehingga bisa menyaingi pamor penguasa serie A saaat ini, Juventus. Jika Juve bisa mendatangkan CR 7, siapa yang akan direkrut Inter seandainya jadi direktur? Menarik dinantikan karena persaingan di bursa transfer pemain dipastikan juga aman menghangat.

AC Milan Lirik Piero Gasperini Sebagai Kandidat Pelatih

Nama Piero Gasperini mulai gencar dihubungkan dengan AC Milan.  Manajemen Rossoneri kabarnya mulai mempertimbangkan opsi untuk mencari pengganti Gennaro Gattuso. Maklum, performa Milan di bawah Gattuso memang belum lagi optimal dan bahkan jauh dari konsistensi.
Gattuso memang telah mendapat kontrak baru di San Siro pada April 2018 lalu. Dengan kontrak tersebut, sejatinya “Rhino” Gattuso akan terus bertahan bersama Milan hingga tahun 2021. CEO anyar Rossoneri yakni Leonardo juga menggaransi bahwa posisi pelatih yang akrab disapa Rhino itu sementara ini cukup aman di San Siro.

 Akan tetapi, pernyataan Leonardo jelas bukan jaminan pasti. Apalagi menilik raihan AC Milan belakangan justru dianggap kurang memuaskan.

Milan kini berada di posisi lima klasemen sementara Serie A. Mereka meraup 21 poin dari 12 laga, terpaut 13 angka dari Juventus yang ada di posisi pertama. Sementara di ajang Europa League, tim ibukota mode itu pun mengalami fluktuasi, menang dan kalah, misal di leg dengan Real Betis.

Gattuso dinilai memang memadai jika berbicara soal memotivasi semangat anak buahnya. Namun, ia dinilai masih belum mumpuni dalam soal taktik formasi hingga alternatif skema menghadapi laga-laga tertentu. Kapasitas manajerial ini memang menuntut pengalaman dan kaliber seorang pelatih. Dilansir dari Tuttomercatoweb, Rossoneri sekarang mempertimbangkan untuk menjadikan Gasperini sebagai pelatihnya musim depan.

Sempat beredar kabar bahwa Milan sudah mendapat beberapa calon nama yang dianggap pantas menggantikan Gattuso.
Di antaranya adalah mantan pemainnya, Roberto Donadoni. Kemudian ada juga mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger.

Nama Gasperini lantas menjadi ideal. Eks pelatih Inter Milan yang juga sempat menangani timnas Italia itu sangat berpengalaman. Ia memulai karier sepakbola sebagai pemain di klub Juventus. Karier manajernya dimulai di Crotone kemudian Genoa, Inter Milan, Palermo dan musim ini menangani Atlanta.

Media asal Italia itu juga menyebut bahwa Milan bahkan sudah mengadakan kontak secara langsung dengan eks pelatih Inter Milan tersebut. Rossoneri disebut bertanya pada pelatih berusia 60 tahun tersebut apakah ia tertarik untuk menangani Gonzalo Higuain cs musim depan. Selagi belum ada cara daftar sbobet 2019 kelanjutan kabar minat Milan dan upaya kongkrit komunikasi, sejumlah pemain Milan mendukung Gattuso agar dipertahankan di San Siro.