Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Cristiano-Ronaldo-Pemain-Terbaik-Sepanjang-Masa-2

Nama Cristiano Ronaldo pemain terbaik dunia saat ini. Hal itu tak lepas dari penampilan apiknya baik di level klub dan juga tim nasional Portugal. Ya, dirinya sangat konsisten dalam menghancurkan pertahanan lawan sendirian dengan kemampuannya sebagai pencetak gol.

Pemain yang pernah membela Real Madrid itu sebelumnya tidak begitu konsisten kala bermain sebagai winger kala masih merumput bersama Manchester United. Namun setelah dipoles lebih dalam oleh Sir Alex Ferguson penampilannya kian moncer di lini depan. Sehingga meski usianya sudah memasuki 34 tahun, namun insting dalam urusan mencetak gol masih tajam.

Berikut ulasan Cristiano Ronaldo pemain terbaik

Cristiano-Ronaldo-Pemain-Terbaik-Sepanjang-Masa-1

 

Konsistensi

Cristiano Ronaldo pemain terbaik dan hal yang pertama adalah lantaran dirinya sangat konsisten dalam urusan mencetak gol sejak memperkuat Manchester United. Alhasil dengan catatan golnya yang kian bertambah dirinya di minati oleh Real  Madrid dan juga Juventus pada musim ini.

12 tahun berlalu sejak musim itu, Ronaldo belum pernah gagal mencetak kurang dari 30 gol setiap musim. Sang pemain kini sudah menginjak 34 tahun, tetapi dia masih terlihat bugar dan lapa seperti biasanya. Eks pemenang Ballon D’or itu masih menjadi salah satu pemain tercepat di dunia sepakbola dan mungkin pencetak gol paling konsisten yang pernah ada di dunia.

Kemampuan bersinar

Ronaldo selalu mempunyai kemampuan untuk menjadi bintang di laga besar. Dia melakukannya di Manchester Unite dan juga Real Madrid dan sekarang dengan Si Nyonya Tua. Ronaldo memberikan dampak yang besar di setiap klub yang dibelanya.

Sekarang Juventus menuai hasil dari sikap pemain Portugal tersebut. Ronaldo tidak permaj pudar dalam laga-laga besar. Salah satu contoh kehebatannya terjadi dalam pertandingan perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen pada 2017 lalu. Saat itu, Ronaldo mencetak lima gol untuk Real Madrid dalam kemenangan agregat 6-3. Itulah yang membuat Cristiano Ronaldo pemain terbaik.

Statistik

Dalam hal stastik Ronaldo di depan gawang benar-benar luar biasa. Dimana dia sudah memecahkan banyak rekor dan dia belum punya keinginan untuk berhenti. Ronaldo sekarang sudah mencetak delapan hattrick di Liga Champions. Dimana sudah menyamai catatan Lionel Messi. Dia sudah terlibat dalam 750 gol dari 77 pertandingan di babak knock out Liga Champions.

Hal menarik lainnya adalah dirinya sudah mencicipi gelar Ballon D’or sebanyak lima kali. Sebagai pemain terbaik UEFA tiga kali dan meraih sepatu emas empat kali. Dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnya sebanyak 16 kali sepanjang karirnya.

Paul Pogba Diminati Juventus Dan Real Madrid

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--1

Meski tengah bangkit, namun masa depan Paul Pogba di Manchester United belum sepenuhnya aman. Belum lama ini pemain asal Perancis tersebut melontarkan pernyataan kontroversial yang mana membuat Juventus minati Paul Pogba. Begitupun dengan Real Madrid.

Berakhirnya masa jabatan Jose Mourinho, Pogba kembalo menemukan performa terbaiknya. Ole Gunnar Solskjaer selaku penerus Mou di kursi kepelatihan Manchester United pun banyak mendapatkan pujian karena dianggap sukses mengeluarkan potensi terbaik Pogba.

Namun, kebangkitang sang pemain bersama Setan Merah justru membuatnya tidak betah di Old Trafford. Belum lama ini pemain berusia 26 tahun itu tertarik untuk melanjutkan karir sepakbolanya di Real Madrid. “Seperti yang selalu katakan, Real Madrid adalah sebuah impian untuk setiap orang. Itu adalah salah satu klub terbesar  di dunia.”Kata Paul Pogba kepada media.

Berikut ulasan Juventus minati Paul Pogba

Juventus buru Pogba

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--2

Klub Serie A,  Juventus minati Paul Pogba dan mereka dikabarkan akan berusaha keras untuk memulangkannya ke Turin. Laporan dari media setempat menyatakan bahwa sang juara bertahan Liga Italia tersebut akan memanfaatkan hubungan baik dengan sang agen, Mino Raiola.

Lebih lanjut, Juventus dilaporkan sudah merencanakan rancangan keuangan bersama Raiola untuk membajak dari Manchester United. Sebab diyakini sang pemain takkan bisa dibeli dengan harga murah mengingat ia dilepas dengan nilai 105 juta euro tahun 2016. Sektor gelandang sendiri bisa dibilang kini menjadi kebutuhan utama Si Nyonya Tua. Pasalnya Sami Khedira kini kerap mengalami cedera.

Real Madrid ikutan

Paul-Pogba-Diminati-Juventus-Dan-Real-Madrid--3

Pernyataan tersebut secara otomatis membuat Real Madrid juga ikut beruburu Pogba. Belum lama lagi dengan kembalinya Zinedine Zidane ke kursi kepelatihan yang dianggap bisa membuat Pogba semakin tertarik menyebrang ke Santiago Bernabeu.

Laporan dari media setempat menyatakan selain Juventus minati Paul Pogba. Mereka menyebut bahwa Pogba sudah bersiap hengkang dari Old Traffprd. Bahkan, mereka melanjutkan pemain yang dikenal handal itu melepaskan tembakan jarak jauh telah menolak untuk memperpanjang masa kerjanya di Old Trafford.

Zidane sendiri sering disebut sedang merencanakn bongkar pasang skuad Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang. Beberapa nama di sektor gelandang selain Pogba telah masuk dalam dafrat belanja, salah satunya Ngolo Kante.

Ini Alasan Juventus Boyong Cristiano Ronaldo

Ini-Alasan-Juventus-Boyong-Cristiano-Ronaldo-1

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero baru-baru ini membeberkan alasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo pada awal musim 2018/19 ini. Menurutnya, pemain berusia 34 tahun tersebut di datangkan untuk membawa trofi Liga Champions menuju ke Turin.

Si Nyonya Tua membeli Ronaldo dari Real Madrid dengan harga 100 juta euro. Sang mega bintang pun jadi pembelian paling mahal sepanjang sejarah yang pernah dilakukan oleh klub asal Italia. Awalnya, banyak yang merasa Juve tidak perlu membeli Ronaldo karena sudah punya skuad yang solid. Namun, sejauh ini terbukti bahwa Juve memang membutuhkan pemain dengan mentalitas seperti pemain asal Portugal itu.

Berikut ulasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo

Ini-Alasan-Juventus-Boyong-Cristiano-Ronaldo--2

Untuk Liga Champions

Hal utama Juventus boyong Cristiano Ronaldo adalah untuk memenangkan Liga Champions. Menariknya sang pemain mampu beradaptasi dengan baik dengan gaya permainan sepakbola Italia. Tercatat gol demi dirinya telah berikan untuk Juve di Serie A. Sejauh ini, pemain asal Portugal itu telah mencetak 19 gol di pentas Serie A.

Akan tetapi bukan hanya di Serie A saja, magis Ronaldo juga hadir di Liga Champions. Dimana dia menjadi penentu kelolosan Juve ke peremat final lewat hattrick ke gawang Atletico Madrid. Dan, karena alasan itulah Ronaldo dibeli Juve.

“Karena alasan Liga Champions maka Juventus membelinya. Dia adalah seorang juara yang sudah memenangkan gelar dan ini dan tahu bagaimna cara menjalani laga-laga sulit. Dia bermain baus dan mencetak gol. Ronaldo selalu fokus pada apa yang jadi targetnya. Juventus mengontraknya untuk Liga Champions dan rencana tersebut sejauh ini berjalan dengan sangat bagus.”Kata sang legenda Juventus tersebut.

Sempat terkejut

Del Piero mengatakan jika pada awalnnya dia tidak mneyangkan bahwa Juventus akan membeli Ronaldo dari Real Madrid pada musim ini. Karena dirinya menilai hal itu mustahil bisa membujuknya untuk bergabung ke Juve. Namun baginya, ini adalah sebuah kejutan yang dilakukan oleh pihak manajemen raksasa Italia tersebut.

Tentunya dengan kualitas yang di miliki Ronaldo sang legenda menilai sang pemain bisa bergabung dengan tim manapun jika ingin pindah dari Santiago Bernabeu. Akhirnya, usai dirinya mempersembahkan gelar juara Liga Champions untuk El Real, maka sang pemain memutuskan untuk bergabung ke Juventus pada musim ini.

“Sata sedikit terkejut. Tetapi tidak terlalu yang berlebihan. Ronaldo bisa memilih tim mana pun yang dia ingin tuju di dunia ini. Dan itu adalah bisnis yang bagus ketika dia memilih melanjutkan karir sepakbolanya bersama Juventus di tahun ini.”Kata Del Piero yang beberkan alasan Juventus boyong Cristiano Ronaldo.

4 Pemain Juventus Bakal Hengkang Di Musim Panas

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-2

Juventus merupakan tim yang paling sukses di Italia. Dominasi mereka di pentas domestik tak tertandingi dan sudah memenangkan tujuh gelar Serie A secara beruntun. Namun nama-nama beken pemain juventus bakal hengkang setelah musim ini berakhir.

Juve memang sudah hampir pasti akan memenagkan scudetto pada musim ini. Tim asuhan Massimo Allegri itu sekarang sangat kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 15 poin dari rival terdekatnya Napoli. Setelah merajai Serie A, Juve sekarang berambisi untuk memenangkan Liga Champions. Untuk itu, mereka mendatagkan Cristiano Ronaldo dari Juve.

Kendati sedang menjalan musim yang bagus, akan tetapi tidak semua pemain Juventus mendapatkan kesempatan bermain yang cukup. Dimana beberapa di antaranya mereka harus puas menjadi penghangat bangku cadangan. Karenanya, Juve bisa kehilangan sejumlah pemainnya pada bursa transfer musim panas nanti.

Berikut pemain Juventus bakal hengkang di akhir musim

Paulo Dybala

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-1

Sudah jelas bahwa masa depan Paulo Dybala di Juventus sedang terancam belakangan ini. Dybala adalah pencetak gol terbanyak Juventus pada musim lalu dengan 22 gol. Namun, ia langsung tersingkir setelah kedatangan Cristiano Ronaldo yang baru di datangkan dari Real Madrid.

Raksasa Italia tersebut masih ingin mempertahankan penyerang berusia 25 tahun itu. Akan tetapi mereka bisa dipaksa menjual sang pemain. Jika ada tawaran yang bagus. Rumor terbaru menyatakan bahwa Si Nyonya Tua ingin menukar sang pemain dengan Mauro Icardi, karena mereka membutuhkan pengganti jangka panjang Mario Mandzukic.

Juan Cuadrado

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-2

Pemain Juventus bakal hengkang yang kedua adlah Juan Cuadrado. Pemain asal Kolombi itu sering keluar masuk dari starting XI Massimilano Allegri. Dimana dia sudah dimainkan sebagai pemain sayap, bek atau bisa menjadi mesin gol di lini depan pada musim ini. Dan dirinya baru menjadi starter dalam tujuh laga di liga Serie A.

Namun, Cuadrado sudah melewati usia 30 tahun dan cedera yang didapatkan pada bulan Desember membuat karirnya di Juventus akan segera berakhir. Usai kehadiran Joao Cancelo. Si Nyonya Tua mungkin akan memilih untuk menguangkan mantan pemain Chelsea itu pada musim panas mendatang.

Douglas Costa

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-3

Nama Douglas Costa merupakan pemain juventus bakal hengkang di akhir musim ini. Dia terlepas dari riwayat cederanya yang buruk. Costa sebagian besar bermain sebagai pelapis dan Allegri juga menempatkannya di beberapa posisi.

Produktivitas Costa bisa dibilang telah mneurun secara signifikan. Karena dia hanya mamou mencetak satu gol tanpa assist untuk Juventus musim ini. Akan lebih baik jika mereka melepas sang pemain. Mengingat Manchester United dikabarkan bersedia untuk membayar harga yang cukup mahal untuknya.

Sami Khedira

4-Pemain-Juventus-Bakal-Hengkang-Di-Musim-Panas-4

Pemain Juventus bakal hengkang lainnya yakni Sami Khedira. Ya, dirinya telah membuat sembilan penampilan untuk klubnya di musim ini. Dia mungkin sudah mengalami kebangkitan dan menjadi salah satu gelandang paling produktif belakangan ini. Tetaoi cedera selalu menghalanginya untuk menunjukan kemampuan terbaiknya.

Eks Real Madrid itu sekarang mendekati fase akhir karir sepakbolanya. Dan akan kesulitan untuk mendpatkan tempat dalam skuad utama musim depan. Hal itu menyusul hadirnya Aaron Ramsey dari Arsenal dan harus bersaing juga denga Emre Can. Setelah empat musim yang indah bersama Juve, sekarang sudah saatnya Khedira untuk pergi.

Demikian nama-nama pemain Juventus yang kemungkinan besar akan meninggalkan Turin di akhir musim. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada nama lain yang meninggalkan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu.

Juventus Bidik Riyad Mahrez Musim Depan

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan

Juventus dikabarkan sudah menetapkan siapa pemain yang menjadi target utama pada bursa transfer musim 2019/20. Bukan Marcelo atau Isco. Ya, Juventus bidik Riyad Mahrez yang kini bermain untuk Manchester City di kompetisi Liga Inggris. ‘

Mahrez memang santer dikabarkan tidak betah bermain untuk Manchester Biru. Bahkan, pada bursa transfer Januari 2019 lalu, dia sempat disebut mengupayakan untuk bisa pindah dari The Citizens. Hanya saja, upaya tersebut gagal lantaran pihak klub enggan melepasnya ke klub lain.

Namun, Mahrez sepertinya tidak akan bertahan lebih lama lagi di Stadion Etihad dan namanya pun menjadi bidikan utama Juve. Hal lainnya yang bisa hengkang, lantaran sang pemain juga kurang mendapatkan di tim utama City sejak di datangkan dari Leicester City.

Juventus bidik Riyad Mahrez, ini ulasannya

Juventus-Bidik-Riyad-Mahrez-Musim-Depan-1

Pindah ke Juventus

Media asal Inggris, The Sun menyebut jika Riyad Mahrez tidak bahagia bermain di Manchester City. Pasalnya, pemain asal Aljazair tersebut tidak mendapatkan menit bermain secara reguler. Dimana dia hanya jadi posi kedua di skuad Manchester City.

Mahrez sejauh ini telah mencetak 10 gol dan 10 assist untuk Manchester City. Namun, dia jarang menjadi pemain inti. Mahrez baru memainkan 11 laga di Primier League sebagai pemain inti. Masih dari media asal Inggris tersebut, keinginan untuk pindah dari Manchester City mendapatkan sambutan bagu dari beberapa klub.

Eks pemain Leicester tersebut langsung banjir tawaran untuk berganti klub. Salah saru tawaran yang akan datang kepadanya yakni dari klub Serie A, Juventus. Juventus bidik Riyadd Mahrez dan sang pemain dikabarkan sebagai target utama mereka pada musim depan. Juve merasa adalah pemain dibutuhkan untuk bisa melengkapi komposisi pemain yang sudah ada sekarang.

Gantikan Cuadrado

Juventus bidik Riyad Mahrez dan secara natural dirinya bermain di posisi winger kanan. Pada posisi inilah dia menemukan permainan terbaiknya saat masih membela Leicester City. Pemain berusia 28 tahun juga bisa menjadi sosok yang mengatur serangan timnya dari lini tengah.

Jika merujuk pada posisi bermain, maka Mahrez akan disiapkan untuk gantikan peran Juan Cuadrado. Pasalnya, pemain asal Kolomvia tersebut mulai sulit bersaing mendapatkan posisi inti di skuad utama Juve. Dia juga kerap mengalami cedera.

Mencoba tantangan baru

Usai berhasil mendapatkan trofi Liga Inggris bersama Leicester City dibawah asuhan Claudio Ranieri dan berhasil membawa The Foxes berlaga di Liga Champions. Tentunya pemain asal Aljazair itu inginkan tantangan baru dan Liga Italia merupakan klub yang tepat untuk melanjutkan karir sepakbolanya. Demikian ulasan Juventus bidik Riyad Mahrez.

Juventus Enggan Higuain Kembali Ke Italia

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia-1

Juara bertahan Serie A, Juventus enggan Higuain kembali ke Turin. Bahkan mereka berharap agar Chelsea segera mempermanenkan sang pemain. Juve kabarnya sudah tidak membutuhkan jasa pemain asal Argentina tersebut di musim panas nanti.

Pada awal musim kemarin, Higuain dipaksa meninggalkan Juventus. Ia bergabung dengan AC Milan sebagai pemain pinjaman setelah Si Nyonya Tua mendatangkan Cristiano Romaldo ke Turin. Hal tersebut sempat membuat Higuain geram. Namun pada bulan Januari kemarin, Gonzalo Higuain kembali berpindah klub. Kal ini ia memutuskan pinhdah ke Chelsea untuk bereuni dengan Maurizio Sarri.

Akan tetapi reuni tersebut bisa dibilang tidak berjalan dengan mulus. Karena Higuain yang pernah bermain untuk Real Madrid itu tercatat baru tiga kali tampil di Liga Inggris sejak di datangkan pada Januari kemarin. Namun dilansir media setempat, Juventus sendiri berharap Chelsea mempermanenkan sang striker. Pasalnya mereka sudah tidak membutuhkan sang penyerang tersebut di dalam tim mereka. Nah dibawah ini merupakan ulasan Juventus tidak ingin memakai Higuain lagi.

Berikutt ulasan Juventus enggan Higuain kembali ke Turin

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--2

Kelebihan pemain

Menurut laporan, Juventus enggan Higuain kembali karena mereka sudah kelebihan stok penyerang di lini depan. Ya, sejauh ini Juve mengandalkan sosok Mario Mandzukic, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala sebagai ujung tombak.

Namun dengan tiga striker ini, Dybala sudah minim mendapatkan jatah bermain. Untuk itu mereka merasa tidak perlu lagi kedatangan striker di tim mereka. Sehingga mereka berharap sang striker menetap di Chelsea. Apalagi jika Higuain kembali, tentunya akan membuat Massimo Allegri pusing dalam menentukan line up pemain.

Butuh uang

Selain untuk menjaga keseimbangan alasan lain Juventus enggan Higuain kembali. Karena mereka juga ingin menjual Higuain untuk mendapatkan dana transfer yang segar.  Dimana di harapkan dengan terjualnya sang pemain ke Chelsea dengan harga yang sesuai, maka Juve bisa membeli pemain baru lagi.

Hal itu dilakukan lantaran hadirnya sosok Ronaldo di kota Turin belum memberikan dampak untuk membawa gelar Liga Champions dan  di sisi lain keuangan mereka sendiri kurang stabil dalam satu tahun terakhir, sehingga mereka harus menjual beberapa pemain. Dimana salah satu pemain yang harus dijual adalah Higuain.

Harga mahal

Juventus-Enggan-Higuain-Kembali-Ke-Italia--3

Jika ingin mendapatkan Higuain maka Chelsea harus berani mengelontorkan dana sebesar 36 jura Euro. Harga yang mahal tersebut bisa saja menjadi The Blues akan berpikir dua kali.  Namun di sisi lain klub yang di miliki Roman Abramovich itu bisa saja membelinya. Karena di sisi lain klub asal London Barat tidak memiliki striker pengalaman selepas Alvaro Morata hengkang ke Atletico Madrid.

Sudah habis

Alasan Juventus enggan Higuain kembali ke Italia karena sang pemain dinilai karirnya sudah habis dalam urusan mencetak gol. Memang benar kala merumput di Juve selama dua musim catatan golnya sangat baik. Dimana dirinya sudah menceta 40 gol di Liga Italia dari total 73 laga.

Namun pemain yang kini berusia 31 tahun itu dinilai manajemen Juve sudah habis. Hal itu di buktikan usai dirinya hanya mampu bermain tiga laga dan mencetak dua gol Chelsea. Dengan catatan itulah Juventus tidak inginkan jasa Higuain.

Akan tetapi segala sesuatuya masih bisa terjadi apabila Higuain mampu tampil apik dan Dybala hengkang maka eks AC Milan tersebut akan menjadi opsi yang tepat untuk kembali bermain dan merumput bersama Juventus.

 

 

Prediksi Serie A Italia Matchday 26 2018/19

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19

Usai berakhirnya pekan ke 25, kini klub-klub kontestan Serie A bersiap menatap laga berikutnya di pekan ke 26. Dimana sejumlah tim bersiap untuk memenangkan pertandingan agar dapat akhiri musim di posisi yang baik. Prediksi Serie A Italia sendiri pada akhir pekan nanti akan berjalan ketat dan sengit sejak menit awal.

Berikut prediksi Serie A Italia pada matchday ke 26

Cagliari vs Inter Milan – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--1

Duel laga ini dipastikan akan berjalan menarik dan ketat sejak menit awal. Pasalnya Inter Milan berusaha untuk meraih kemenangan, dimana bertujuan agar mereka mampu tetap berada di akhir musim di empat besar. Kondisi tim tamu bisa dibilang tidak begitu menyenangkan. Karena akhir pekan lalu hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Fiorentina.

Hal ini jelas membuat mereka hanya mempunyai perbedaan satu poin dengan AC Milan yang mana merupakan rival abadinya. Sedangkan Cagliari sendiri jelang pertandingan tidak begitu siap. Pasalnya akhir pekan lalu harus menelan kekalahan tipis 1-0 kontra Sampdoria. Prediksi Serie A Italia sendiri jelas berpeluang pada kubu tim tamu. Karena Mauro Icardi dan kolega di laga sebelumnya hanya mampu bermain imbang.

Lazio vs Roma – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--2

Duel big match akan terjadi akhir pekan nanti. Ya, Lazio akan menghadapi Roma. Kondisi tuan rumah sendiri jelang pertandingan tidak begitu siap. Karena akhir pekan lalu mereka harus menelan kekalahan 2-1 saat menghadapi Genoa. Hal ini jelas membuat mental bertanding mereka tengah menurun.

Sedangkan tim tamu sendiri tengah dalam kepercayaan yang tinggi. Hal itu usai mereka berhasil meraih kemenangan 2-3 saat melawan Frosinone. Dengan catatan itulah Serigala Roma ingin melanjutkan tren positifnya. Bahkan mereka ingin tren positif di laga tandang dapat berlanjut. Prediksi Serie A Italia sendiri di prediksikan akan berakhir imbang. Akan tetapi Roma bisa saja dilaga nanti memberikan kejutan.

Napoli vs Juventus – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--3

Laga big match lainnya akan terjadi pada akhir pekan nanti. Ya, Napoli akan menjamu pimpinan klasemen, Juventus. Kondisi Napoli sendiri jelang pertandingan benar-benar sangat siap dan mereka pun siap melanjutkan tren positif.

Hal itu disebabkan akhir pekan lalu Napoli menang meyakinkan 0-4 saat melawan Parma. Dengan begitu Marek Hamsik dan kolega bertekad untuk melanjutkan tren positifnya. Sementara Juventus jelang hadapi Napoli memang tengah tidak konsisten. Pasalnya mereka baru-baru ini menelan kekalahan saat melawan Atletico Madrid di Liga Champions.

Akan tetapi akhir pekan lalu mereka berhasil membuktikannya dengan memenangkan pertandingan saat jumpa tuan rumah Bologna dengan skor tipis 1-0. Dimana satu-satunya gol kemenangan dicetak oleh Paulo Dybala. Hasil manis itu tentu jelas akan menjadi modal yang berharga melawan Napoli. Prediksi Serie A Italia sendiri menilai Juventus dapat meraih poin penuh.

AC Milan vs Sassoulo – Prediksi Serie A Italia

Prediksi-Serie-A-Italia-Matchday-26-2018-19--4

Tuan rumah AC Milan mempunyai modal yang baik jelang melawan Parma akhir pekan nanti. Ya, mereka berhasil menang 3-0 saat melawan Empoli di depan pendukungnya sendiri. Dengan hasil tersebut tentu saja membuat mereka ingin melanjutkan tren positifnya.

Sementara di kubu Sassoulo sendiri bisa dibilang mereka cukup siap dan bertekad kembali meraih poin di laga tandang nanti. Karena akhir pekan lalu hanya mampu meraih hasil imbang saat hadapi SPAL. Nah buat kamu yang ingin bertaruh dan mengetahui info prediksi Liga Italia pada akhir pekan nanti bisa langsung aja daftar sbobet 2019 dijamin kamu bisa dapatkan prediksi dan hasil pertandingan yang akurat.

 

Fakta Unik Penampilan ke-200 Mauro Icardi di Serie A Italia

Striker dan kapten Inter Milan, Mauro Icardi mencatatkan pencapaian pribadi setelah melakoni laga ke-200 di pentas serie A Italia. Catatan itu diraih saat Inter menjamu Frosinone pada giornata 13 Serie A 2018/19, Minggu (25/11). Laga pun berahir manis dengan kemenangan 3-0 untuk Nerazzurri. Sayangnya, Icardi gagal menyumbang gol. Ia memang baru masuk di menit 77, menggantikan Lautaro Martinez, ketika Inter sudah unggul 2-0. Keita Balde Diao menjadi aktor utama dengan dua gol dan satu assist untuk Lautaro Martinez.

Laga Inter vs Frosinone menjadi pertandingan ke-200 Mauro Icardi di Serie A. Uniknya, Icardi mencatatkan penampilan ke-100 di kompetisi ketika melawan Frosinone pada 22 November 2015. Di laga ke 100 itu, Icardi mencetak satu gol dan membantu Inter menang 4-0.

Icardi melakoni debut di Inter pada 25 Agustus 2013 dimana dia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga menghadapi Genoa yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk inter. Gol pertamanya untuk Inter dicetak pada laga Derby d’Italia menghadapi rival Juventus pada 14 September yang berakhir imbang 1-1. Karier Icardi di Inter pada musim pertamanya kurang bersinar dikarenakan cedera yang membuatnya melewatkan hampir sebagian besar laga di musim 2013-14.

Icardi bermain saat inter berhadapan dengan Lazio pada 10 Mei 2014. Laga ini menjadi laga profesional terakhir kapten Nerazzurri  saat itu, Javier Zanetti. Inter berhasil memenangi laga dengan skor 4-1 dan mengamankan tiket Play-Off ke Liga Europa. Icardi mencetak gol kedua inter di menit ke 37 setelah menerima umpan dari Kovacic. Dia merayakannya bersama sang kapten Javier Zanetti.

Sepanjang kiprahnya, Mauro Icardi dua kali menjadi Capocannoniere alias pencetak gol terbanyak Serie A. Eks striker Sampdoria meraih prestasi tersebut di musim 2014/15 dan 2017/18 namun tak pernah sendirian.
Pada musim 2014/15, Icardi mencetak 22 gol bersama Luca Toni (Hellas Verona). Pada musim 2017/18, Icardi mencetak 29 gol bersama Ciro Immobile (Lazio). Musim ini, Icardi sudah mengemas tujuh gol dalam sepuluh penampilan di Serie A untuk Inter Milan.

Dari 200 penampilan si kasta tertinggi sepakboila Italia, striker Argentina berusia 25 tahun tersebut mencatatkan 117 gol atas namanya.

Statistik Mauro Icardi di Serie A:

2012/13 – Main 31, gol 10 (Sampdoria)
2013/14 – Main 22, gol 9 (Inter Milan)
2014/15 – Main 36, gol 22 (Inter Milan)
2015/16 – Main 33, gol 16 (Inter Milan)
2016/17 – Main 34, gol 24 (Inter Milan)
2017/18 – Main 34, gol 29 (Inter Milan)
2018/19 – Main 10, gol 7 (Inter Milan).

Preview – Prediksi Udinese vs AS Roma

Serie A Italia kembali bergulir memasuki goronata ke-13 akan dibuka parta menarik antara Udinese vs AS Roma. Duel ini berlangsung pada Sabtu 24 November 2018 di Stadio Dacia Arena. D
Bermain di hadapan pendukung sendiri Udinese bertekad untuk meraih hasil sempurna. Skuad Friuli memutkan moment kebangkitan. Dari lima kali pertandingan Udinese baru menang satu kali, satu imbang, dan tiga kali tumbang. Akibat serangkaian hasil minor yang didapat mereka kini terlempar ke posisi 17 klasemen sementara mengumpulkan sembilan angka saja dan terancam turun kasta.

Sedangkan AS Roma selaku tim tamu datang dengan moral dan rasa percaya diri tinggi berkat serangkaian hasil maksimal yang mereka dapatkan belakangan ini. Dari lima kali pertandingan Il Giallorossi belum pernah kalah yakni dengan rincian tiga menang dan dua imbang.

Di bawah asuah Di Fransesco, pasukan serigala ROma bermain full ofensif demi mendapatkan hasil sempurna. Sebagaimana diketahui bila anak asuh Eusebio di Francesco ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan 19 angka.
Pada pertemuan terakhir bulan Februari lalu AS Roma meraih kemenangan 2-0.

Prediksi Susunan Pemain Udinese vs AS Roma:

Udinese : Simone Scuffet, Jens Larsen, Danilo, Samir, Ali Adnan, Antonin Barak, Andrija Balic, Seko Fofana, Rodrigo De Paul, Kevin Lasagna, Maxi Lopez

AS Roma : Antonio Mirante, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov, Konstantinos Manolas, Juan Jesus, Stephan El Shaarawy, Kevin Strootman, Cengiz Under, Diego Perotti, Edin Dzeko, Patrick Schick

Head To Head : Udinese vs AS Roma
17.02.18 Udinese 0 – 2 AS Roma
23.09.17 AS Roma 3 – 1 Udinese
15.01.17 Udinese 0 – 1 AS Roma
20.08.16 AS Roma 4 – 0 Udinese
13.03.16 Udinese 1 – 2 AS Roma

Lima Pertandingan Terakhir : Udinese
11.11.18 Empoli 2 – 1 Udinese
05.11.18 Udinese 0 – 1 AC Milan
28.10.18 Genoa 2 – 2 Udinese
21.10.18 Udinese 0 – 3 Napoli
12.10.18 Udinese 2 – 1 Bravo

Lima Pertandingan Terakhir : AS Roma
11.11.18 AS Roma 4 – 1 Sampdoria
08.11.18 CSKA Moscow 1 – 2 AS Roma
04.11.18 Fiorentina 1 – 1 AS Roma
29.10.18 Napoli 1 – 1 AS Roma
24.10.18 AS Roma 3 – 0 CSKA Moscow

Prediksi Udinese vs AS Roma 24 November 2018 : 1 – 2

 

Zlatan Ibrahimovic Sepakat Gabung ke AC Milan ?

Rumor seputar Zlatan Ibrahimovic menghangat dalam sepekan. Legend dan bintang Swedia itu dikabarkan siap hijrah dari liga Amerika Serikat MLS untuk kembali merumput ke liga Eropa. Raksasa Serie A AC Milan dikabarkan siap menyambut kembali Ibra di bulan Januari nanti.
Ibrahimovic digosipkan akan pergi dari LA Galaxy setelah klubnya gagal melaju ke playoff MLS musim ini. Pihak LA Galaxy sempat menepis rumor transfer Zlatan dan tidak akan membiarkan pemain bintang itu hengkang.

Penyerang 37 tahun itu bergabung dengan LA Galaxy di awal tahun lalu. Di musim perdananya di MLS, eks Manchester United itu masih tajam dan mengemas 22 gol dari 28 penampilan.
“Ibrahimovic adalah pemain yang fantastis tidak hanya untuk kami tetapi untuk MLS secara keseluruhan,” buka Jovan Kirovski kepada Gianluca Di Marzio.

Namun, kabar terkini yang dilansir Gazzetta Dello Sport menyebutkan Ibrahimovic telah membuka komunikasi soal rencana masa depannya. Satu figur pun kembali berada di tengah proses negosiasi yang tak lain agen Mino Raiola. Sang pemain dikabarkan sudah menyepakati draft kontraknya bersama I Rossonerri sehingga ia bisa kembali ke San Siro di tahun 2019 mendatang.

Proses negosiasi ini pada awalnya berjalan cukup alot. Pasalnya ada perbedaan visi antara pihak Zlatan dan pihak Milan mengenai durasi kontrak. Namun setelah proses negosiasi, kedua pihak akhirnya menemukan kata sepakat dan akan segera mengumumkan kesepakatan ini ke publik.
AC Milan menawarkan Zlatan Ibrahimovic kontrak pendek dengan durasi enam bulan dengan opsi perpanjangan. Ibra akan mendapatkan gaji 2 juta euro. Selanjutnya Milan juga bisa mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama satu tahun usai enam bulan kontrak itu berakhir.